Iklan Berbayar
Home Politik Orang Yapen Masih Banyak Yang Gaptek Dengan IPTEKnya

Orang Yapen Masih Banyak Yang Gaptek Dengan IPTEKnya

0
251
Iklan Berbayar

Jika dilihat sekarang ini, teknologi sudah mengalami perkembangan secara pesat dari waktu ke waktu dan sangat membantu kegiatan manusia secara efisien. Ada baiknya kita mengetahui lebih luas lagi teknologi dan juga perkembangan teknologi dunia saat ini.

Pada jaman dahulu sebelum adanya gadget, banyak orang susah untuk berinternet. Orang dulu jika ingin mengerjakan tugasnya baik tugas dari guru ataupun dosennya, mereka harus pergi dulu ke warnet untuk mengerjakan tugasnya. Namun sekarang, internet sudah menjadi sesuatu yang biasa saja. Semenjak adanya gadget, hampir semua akun di jejaring sosial berinteraksi secara intensif dengan orang lain secara maya.

Baca : Kumpulan Cerita Rakyat Dari Pulau Yapen

Kemanapun dan dimanapun orang pergi pastinya dia tidak akan terlepas dari handpone nya, Handphone sudah menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi smartphone sudah memasuki jaman sekarang, sehingga banyak yang dapat dilakukan dalam satu genggaman saja.

Nah, opini diatas menunjukan ke manusia modern yang tinggal di kota. Bagaimana dengan persepsi masyarakat yang masih minim terhadap IPTEK? Itulah menjadi salah satu penyebab sulit berkembangnya Riset Berbasis IPTEK di Indonesia.

Melansir dari lipi.go.id, Menurut Riset yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Pappiptek) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan ada sebanyak 54 persen masyarakat Indonesia kurang paham IPTEK.

Di daerah pedalaman Indonesia masih banyak yang belum mengetahui tentang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang saat ini. Salah satunya di timur Indonesia seperti Papua yang masih mengalami keterbelakangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi. Hal ini di sebabkan wilayah mereka yang ada di pedalaman yang sulit di akses oleh orang lain. Kendalanya adalah harus melewati laut, bukit maupun gunung baru bisa mendapatkan jaringan.

Keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah pedalaman mengalami kelangkaan yang juga di sebabkan karna pembagian teknologi yang kurang merata, hal ini juga yang memicu angka kemiskinan di pedalaman sangat tinggi.

Contoh Gambar Komputer PC yang diambil dari worldofghibli.id

Saat ini Pemerataan ilmu pengetahuan dan teknologi ke daerah pedalaman Kepulauan Yapen yang di lakukan pemerintah belum membantu, karna bisa di lihat kemiskinan masyarakat  hingga sekarang ini masih menjadi sorotan. Walaupun kita tidak bisa memungkiri bahwa usaha pemerintah dalam meratakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk daerah Yapen sudah lumayan baik walaupun belum memberikan pengaruh besar untuk angka kemiskinan di daerah pedalaman Indonesia.

Misalnya, siswa/i SMP yang dipedalaman Yapen. Jika mereka ditanyakan apa pengertian teknologi dan apa contoh teknologi mereka sama sekali tidak tahu karena mereka tidak pernah diajari tentang pelajaran komputer dan mereka tidak mempunyai guru TIK untuk mengajari mereka. Sedih sekali bila melihat mereka yang sangat ketertinggalan akan perkembangan teknologi ini.

Baca : Mengawasi Aktivitas Anak Dalam Penggunaan Gadget

Oleh sebab itu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang merata sangatlah diperlukan untuk menyejahterahkan mereka sehingga pemerintah setidaknya sedikit dapat mengurangi angka kemiskinan. Karna semakin maju perkembangan jaman, semakin maju pula perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (*)